Kampar Terima Penghargaan Atas Capaian Imunisasi Tertinggi di Riau.

PEKANBARU. Kabupaten Kampar resmi dinobatkan sebagai daerah dengan capaian program imunisasi terbaik di Provinsi Riau tahun 2025. Penghargaan  ini diserahkan langsung oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Pekanbaru, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kampar memimpin peringkat pertama dalam pemenuhan imunisasi rutin lengkap, mengungguli 11 kabupaten/kota lainnya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung pada tanggal 4 Maret 2026 oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, S.Kep., MH, didampingi Tim Kerja Imunisasi Bayi dan Balita Kementerian Kesehatan RI beserta Kabid  P2P dan Kasi Survim Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam kegiatan Workshop Peningkatan Cakupan Imunisasi Fasyankes Swasta Provinsi Riau Tahun 2026 di Gedung BPSDM Provinsi Riau.

Penghargaan  tersebut diterima oleh Ketua Tim Kerja Imunisasi, Ns Bustami S. Kep MPd mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kampar dr. Asmara Fitrah Abadi,. MM. Capaian ini mencakup keberhasilan dalam Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), Imunisasi Baduta Lengkap, hingga suksesnya introduksi antigen baru seperti PCV-2 (mencegah pneumonia) dan ROTA-3 (mencegah diare berat), serta imunisasi TT2+ pada ibu hamil.

Bustami S. Kep MPd yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kampar menyatakan bahwa prestasi ini adalah momentum untuk memperkuat layanan kesehatan dasar. "Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tenaga kesehatan di puskesmas dan peran aktif kader posyandu di desa serta dukungan TP. PKK Kabupaten Kampar beserta lintas sektor terkait", tuturnya.

Keberhasilan Kampar menduduki posisi puncak ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja program imunisasi di seluruh Riau. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, berikut adalah urutan 4 besar kabupaten/kota dengan capaian tertinggi.

1.Kampar (peringkat pertama/terbaik)

2. Menyusul Kabupaten Tetangga Rokan Hulu

3. Kabupaten Indragiri Hulu

4. Dan Kota Madya Pekanbaru

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Asmara Fitrah Abadi, MM, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi masif di lini lapangan. Namun, beliau menekankan bahwa esensi dari penghargaan ini jauh melampaui statistik di atas kertas.

"Capaian imunisasi ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan bukti nyata komitmen kita melindungi anak bangsa. Setiap tetes vaksin yang diberikan adalah investasi masa depan. Dengan  menganut prinsip No Child Left Behind — tidak boleh ada satu pun anak Kampar yang terlewatkan untuk imunisasi" tegas dr. Asmara.

Dampak Positif bagi Masyarakat Kampar

Keberhasilan Kampar dalam mempertahankan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata membawa dampak langsung yang signifikan bagi kualitas hidup masyarakat Kampar, di antaranya:

Terbentuknya Herd Immunity (Kekebalan Komunal): Dengan cakupan imunisasi yang tinggi, risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah penyakit menular seperti campak, rubela, dan polio dapat ditekan dan terkendali secara drastis.

Penurunan Angka Kematian Bayi & Balita: Melalui pemberian antigen baru seperti PCV-2 dan ROTA-3, masyarakat kini memiliki perlindungan ekstra terhadap dua pembunuh utama balita: radang paru (pneumonia) dan diare berat.

Kesadaran Masyarakat yang Meningkat: Prestasi ini mencerminkan adanya pergeseran paradigma di tengah warga Kampar. Masyarakat kini semakin proaktif dan sadar akan pentingnya langkah preventif melalui imunisasi dibandingkan pengobatan. Lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Generasi Emas yang Tangguh: Anak-anak yang mendapatkan imunisasi lengkap cenderung memiliki tumbuh kembang yang lebih optimal, mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan zero stunting baru.

Pencapaian ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat. Dengan semangat slogan "Imunisasi Lengkap, Masyarakat Kuat, Kampar Sehat," para orang tua diajak untuk terus konsisten membawa buah hatinya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan layanan imunisasi.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan upaya kolektif untuk memutus mata rantai penyakit menular dan menekan angka stunting. Dengan mewujudkan target 100% imunisasi lengkap, Kampar tidak hanya sedang mencatat data dan angka capaian, tetapi sedang membangun fondasi bagi generasi masa depan yang lebih cerdas, tangguh, dan berkualitas.

Capaian membanggakan ini adalah manifestasi dari dedikasi para pengelola program imunisasi dan vaksin—mulai dari garda terdepan di seluruh Puskesmas hingga tim kerja di Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Kesehatan Lingkungan (P2P) Dinas Kesehatan Kampar. Namun, keberhasilan ini tidak berdiri sendiri; ia adalah buah dari kolaborasi lintas sektor yang menyentuh hingga ke unit terkecil di masyarakat.

Peran Strategis PKK sebagai Penggerak

Salah satu pilar utama dalam kesuksesan ini adalah peran aktif Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar. Melalui jaringan kadernya yang tersebar luas, PKK telah menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam mengedukasi ibu-ibu di tingkat desa. Dengan pendekatan persuasif dan door-to-door, kader PKK memastikan bahwa informasi mengenai pentingnya imunisasi tidak hanya sampai, tetapi juga dipahami dan dilaksanakan oleh setiap keluarga.

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar, T. Nurheryani Ahmad Yuzar, menekankan bahwa keterlibatan PKK adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan anak-anak di Kampar.

"Peran PKK bukan sekadar mendampingi, tapi menggerakkan kesadaran dari rumah ke rumah. Saya mengimbau kepada seluruh kader PKK untuk terus menjadi motor penggerak bagi ibu-ibu agar tidak ragu membawa buah hatinya ke Posyandu atau fasilitas kesehatan. Kesehatan anak adalah investasi masa depan yang tidak ternilai bagi daerah kita. Mari kita pastikan tidak ada satu pun anak Kampar yang terlewatkan dari perlindungan imunisasi," tegas T. Nurheryani Ahmad Yuzar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Rita Anggraini yang juga sebagai Ketua Pokja TP PKK Kabupaten Kampar menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat kebersamaan ini. Beliau menekankan bahwa imunisasi adalah tanggung jawab moral kita bersama.

"Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Capaian ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah, tenaga kesehatan, dan organisasi kemasyarakatan seperti PKK bersatu, tantangan seberat apa pun bisa kita lalui. Kami sangat berterima kasih kepada para nakes yang bergerak dalam senyap, menembus batas geografis hingga ke pelosok desa demi memastikan hak kesehatan setiap anak Kampar terpenuhi," ujar dr. Rita.

dr. Rita juga menambahkan bahwa konsistensi adalah kunci. "Kami mengajak seluruh orang tua untuk tidak lengah. Mari jadikan fasilitas kesehatan sebagai sahabat keluarga. Dengan semangat 'Imunisasi Lengkap, Masyarakat Kuat, Kampar Sehat', kita sedang membangun fondasi masa depan."Tambah dr. Rita.

Investasi Masa Depan

Pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan administratif, melainkan bukti nyata sinergi antara pemerintah dan kesadaran kolektif masyarakat. Perjuangan nakes, kader posyandu, dan dukungan penuh orang tua memastikan tidak ada jarak yang menghalangi hadirnya perlindungan bagi generasi masa depan.

Mari kita tuntaskan target 100% imunisasi lengkap. Karena setiap dosis yang diberikan bukan hanya memutus mata rantai penyakit, melainkan investasi besar untuk mewujudkan generasi Kampar yang tangguh, cerdas, dan siap membangun daerah dan bangsa.


Publikasi dan Informasi ini disebarluaskan oleh: Tim Media Informasi dan Humas Dinkes Kampar dan Tim Kerja Imunisasi - Bidang P2P Dinkes Kampar