Dinas Kesehatan Kampar Dorong Transformasi Tata Kelola PTM Berbasis Data dan Outcome Pelayanan

BANGKINANG KOTA - Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan pelayanan kesehatan berbasis data melalui pelaksanaan kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Penguatan Tata Kelola Program Penyakit Tidak Menular (PTM) Tahun 2026, yang berlangsung pada Selasa (19/05/2026) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Kegiatan tersebut mempertemukan pengelola Program PTM dan pengelola ASIK  (Aplikasi Sehat Indonesia Ku) - CKG (Cek Kesehatan Gratis) dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Kampar dalam satu forum koordinasi yang tidak hanya berfokus pada evaluasi capaian, tetapi juga pada arah transformasi pelayanan PTM ke depan.

Di tengah meningkatnya tantangan penyakit tidak menular, forum ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi penguatan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi, terukur, dan berorientasi pada outcome kesehatan masyarakat.

Dalam arahannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Imawan Hardiman, Sp.DVE menekankan bahwa pelayanan PTM saat ini tidak lagi cukup berhenti pada aspek skrining dan pelaporan semata. Pendekatan pelayanan harus bergerak lebih jauh menuju kesinambungan tata laksana, pemantauan pasien, hingga tercapainya kondisi penyakit yang terkendali.

Fokus tersebut sejalan dengan penguatan indikator nasional melalui integrasi pelaporan digital berbasis aplikasi ASIK dan CKG/SatuSehat, yang kini menjadi bagian penting dalam pengukuran kinerja pelayanan kesehatan di daerah.

Sepanjang kegiatan, peserta melakukan evaluasi capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), sinkronisasi data layanan manual dan digital, validasi pelaporan, serta pembahasan berbagai tantangan implementasi di lapangan  -  mulai dari ketidaksesuaian data, kesinambungan monitoring pasien, hingga penginputan tatalaksana pada sistem digital nasional.

Namun lebih dari sekadar forum teknis, kegiatan ini memperlihatkan berkembangnya budaya kerja kolaboratif di lingkungan pelayanan kesehatan primer Kabupaten Kampar. Diskusi berlangsung aktif, terbuka, dan partisipatif, mempertemukan pengalaman lapangan dari berbagai Puskesmas dengan arah kebijakan program di tingkat kabupaten.

Atmosfer tersebut mencerminkan perubahan pendekatan dalam tata kelola program kesehatan: dari sekadar administratif menuju penguatan kualitas pelayanan berbasis evidence dan integrasi sistem informasi kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar berharap kualitas pelayanan PTM di seluruh wilayah kerja Puskesmas dapat semakin kuat, adaptif, dan berkesinambungan, khususnya dalam pengendalian hipertensi, diabetes melitus, serta skrining kanker prioritas.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyepakati pentingnya menjaga kualitas data, kesinambungan pelayanan pasien, dan penguatan koordinasi lintas level pelayanan sebagai fondasi utama dalam mendukung target nasional pengendalian penyakit tidak menular.

Bagi Kabupaten Kampar, penguatan Program PTM hari ini bukan semata tentang memenuhi indikator. Ia merupakan bagian dari upaya membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih responsif, lebih terukur, dan lebih dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Publikasi dan informasi ini disiarkan oleh : Media Informasi dan Humas Dinkes Kampar

Foto : Tommy Panglima