Kadiskes Kampar Tutup Pelatihan Surveilans PD3I, Tekankan Respon Cepat Cegah KLB

Bangkinang — Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. IMAWAN HARDIMAN, Sp.DVE, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Surveilans PD3I bagi Penanggung Jawab Program Surveilans PD3I Puskesmas se-Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 18–20 Mei 2026 di Aula Stanum Resort Bangkinang.

Dalam arahannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menegaskan pentingnya peran petugas surveilans PD3I sebagai garda terdepan dalam sistem kewaspadaan dini dan respon cepat terhadap penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Beliau menyampaikan bahwa kualitas surveilans yang baik akan sangat menentukan keberhasilan deteksi dini kasus, ketepatan pelaporan, kecepatan investigasi epidemiologi, serta efektivitas respon penanggulangan penyakit di masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pengelola surveilans PD3I diharapkan terus meningkatkan kompetensi, menjaga kekompakan tim, serta memperkuat koordinasi lintas program dan lintas sektor di wilayah kerja masing-masing.

Selain itu, beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, dan panitia yang telah mengikuti dan menyelenggarakan pelatihan dengan penuh semangat dan komitmen dalam mendukung penguatan sistem kewaspadaan dini di Kabupaten Kampar. Kehadiran langsung Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar pada penutupan kegiatan menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh peserta pelatihan.

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dalam memperkuat sistem surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), sekaligus mendukung program nasional imunisasi serta visi dan misi Bupati Kampar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan pengendalian penyakit berpotensi KLB.

Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari 32 Penanggung Jawab Program Surveilans PD3I Puskesmas dan 8 orang Tim Surveilans PD3I Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. Patricia Touw, SST., M.Si, Plh. Kepala Bidang P2P sekaligus Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Riau, menyampaikan materi terkait Kebijakan dan Situasi Terkini Surveilans PD3I. Dalam pemaparannya disampaikan pentingnya penguatan sistem surveilans, ketepatan pelaporan, serta sinergi lintas program dalam menghadapi tantangan peningkatan kasus PD3I.

Selanjutnya, Welly Anggeraini, SKM., MKM menyampaikan materi terkait Tata Laksana Investigasi Kasus dan Pelaporan Surveilans, meliputi penguatan investigasi epidemiologi, pengambilan dan pengiriman spesimen, serta respon cepat terhadap kasus yang berpotensi KLB.

Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Elfian, SKM., M.Kes, menegaskan pentingnya peran pengelola surveilans PD3I di Puskesmas sebagai ujung tombak deteksi dini dan respon cepat penyakit di wilayah kerja masing-masing.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Tim Kerja Imunisasi Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Ns. Bustami, S.Kep., M.Pd, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petugas surveilans dalam mendukung deteksi dini kasus, pelaporan cepat dan akurat, investigasi epidemiologi, serta respon penanggulangan penyakit di lapangan.

Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang terlihat dari hasil rata-rata pre-test sebesar 87,7 menjadi 93,3 pada post-test.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan peserta terbaik berdasarkan hasil evaluasi pelatihan, yaitu Mista Diana dari Puskesmas Tambang, Eli Yarni dari Puskesmas Kampa, dan Siti Khodijah dari Puskesmas Pantai Raja dengan nilai post-test masing-masing 100. Selain itu, Kelompok Waspada berhasil meraih predikat terbaik pada simulasi komunikasi risiko kesehatan dengan nilai 90,6.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang semakin kuat antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, lintas program, lintas sektor, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem surveilans PD3I yang cepat, tanggap, profesional, dan berkualitas demi melindungi kesehatan masyarakat Kabupaten Kampar.

Publikasi dan Informasi ini disiarkan oleh Media Informasi dan Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar