On the Job Training atau OJT adalah metode pelatihan yang dikhususkan dan ditujukan untuk Tim TPPS Puskesmas agar memahami pekerjaan yang akan dilakukan secara lebih spesifik. On the Job Training biasanya berisi pengajaran skill, pengetahuan dan kompetensi sesuai yang dibutuhkan. Pj Bupati Kampar dalam hal ini yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Asmara Fitrah Abadi, MM buka secara resmi kegiatan ini yang bertempat di Aula Kantor Bupati Kampar. Tampak juga hadir sebagai tim pakar Dokter spesialis anak RSUD Bangkinang dr. Faradillah halusia, S.PA dan Dokter spesialis kandungan dr. Reno, s.pog yang bertindak sebagai nara sumber. Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga pengelolah gizi (TPG), Kepala Puskesmas, Doktek PJKIA dan Bidan Koordinator se Kabupaten Kampar.
Dr. Asmarah Fitrah mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar telah melaksanakan evaluasi terkait data dan metode yang ditetapkan dan diterapkan pada setiap Dinas maupun instansi terkait. “Yang berpedoman dan sudah diatur dalam Perpres nomor 72 tahun 2021 yaitu mengatur strategi nasional percepatan penurunan stunting, penyelenggaraan percepatan penurunan stunting, koordinasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan, serta pendanaan,” Ungkap Asmara Fitrah Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus berupaya untuk menyelesaikan permasalahan Stunting. Permasalahan Stunting merupakan masalah prioritas dari tingkat pusat sampai daerah yang harus dituntaskan mengingat dampaknya yang sangat kompleks.
Oleh karena itu TPPS beserta seluruh stakeholder harus bekerja cepat dan tepat dengan cara holistik, integratif dan berkualitas untuk penanganan stunting di Kabupaten Kampar. “Sehingga diharapkan dengan adanya OJT seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar ini dapat mengintervensi dengan mengskruning awal balita dan ibu hamil dengan terkoordinir dengan tim pakar dengan upaya pencegahan maupun tata laksana penanggulangannya secara komprehensif sehingga kasus baru penderita Stunting dapat berdiri diposisi zero,”demikian ucap dr. Fitrah. Dilaporkan pada kegiatan ini bahwa Kabupaten Kampar telah ditetapkan sebagai Lokus Stunting pada tahun 2019 dengan prevalensi Stunting 32,99%, tahun 2020 dengan prevalensi 23,07%, tahun 2021 dengam 25,7%, dan tahun 2022 sebesar 14,5%.
Pada tahun 2023 ini telah terjadi penurunan jumlah anak Stunting yang pada tahun 2021 terdapat 3.873 anak dan sekarang menjadi 1.233 anak dan balita penderita Stunting yang tersebar di Kabupaten Kampar. “Upaya perbaikan status gizi balita dan ibu hamil memegang peranan penting dalam menekan penurunan angka Stunting dan pemantauan melalui tata laksana yang tepat pada anak dan ibu hamil secara spesifik oleh Tim TPPS Puskesmas dimasing-masing Kecamatan dapat dipastikan akan sangat berpengaruh pada angka penanggulangan Stunting di Kabupaten Kampar,” Pungkasnya' (Humas Dinkes).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar menggelar kegiatan rapat monitoring dan evaluasi capaian program di bidang kesehatan untuk triwulan ke III di tahun 2023. Rapat ini sebagai media evaluasi capaian kinerja pada masing masing bidang dan seksi.
Rapat yang dibuka langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Fitrah Abadi MM ini diikuti oleh Pejabat Struktural, pejabat sub koordinator di Dinkes Kampar serta seluruh Kepala Puskesmas (kapus) se-kabupaten Kampar yang dilaksanakan di gedung Royal Asnof Pekanbaru, pada Selasa (20/12/2023).
Rapat evaluasi kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar bertujuan untuk melihat pencapaian kinerja pada periode triwulan pertama dan kedua di tahun 2023 serta untuk mengevaluasi kembali kinerja dalam pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan dengan tujuan peningkatan kinerja untuk pelaksanaan kegiatan kedepannya.
Dalam arahannya kadiskes Fitrah menegaskan dituntut kepemimpinan atau leadership seorang kepala puskesmas serta inovator-inivator para kepala Puskesmas untuk mencapai program-program yang sudah ditargetkan.
“Seorang kapus itu adalah leader, maka harus membimbing,membina dan mengawasi seluruh staf kalian untuk kerja lebih baik dalam kondisi apapun. Ciptakan inovasi yang tinggi, kapus itu bukan manajer harus bisa mengambil sikap. Jangan karena tidak kemampuan kita masyarakat yang kena imbas, serta kapus harus amanah dalam jabatannya” tegas Fitrah.
Lebih lanjut Fitrah mengatakan bahwa evaluasi ini menjadi acuan dalam menyusun rencana program dan anggaran untuk tahun berikutnya serta untuk melihat dan memahami korelasi antara anggaran yang diberikan dengan perkembangan di lapangan. Hal ini akan membantu kita menilai efektivitas anggaran yang telah diberikan dengan harapan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan dan lebih baik lagi. Paparnya.
Kadiskes Fitrah berharap semua peserta dapat berperan aktif dalam kegiatan rapat ini karena semua permasalahan atau kendala yang dihadapi dapat di diskusikan pada rapat ini.
Selain itu, setiap kepala puskesmas maupun pejabat struktural Dinkes Kampar juga berbagi mengutarakan kendala, masukan, dan memberikan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tupoksi Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. (HumasDinkes)
Pantai Cermin Tapung II ,12/12/23 -Kegiatan Survei Akreditasi di Puskesmas Pantai Cermin Resmi di mulai, yang ditandai dengan penyerahan kendali kegiatan dari Kepala Puskesmas Pantai Cermin drg. Dewi Harmoni, M.H.Kes Kepada Ketua Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas Pantai Cermin (LASKESI) Kasmarni, Amd. Keb, SST.
Kegiatan penilaian tersebut digelar selama tiga hari mulai Selasa, 12 Desember 2023 sampai dengan Kamis,14 Desember 2023. Kegiatan itu digelar di Aula Puskesmas Pantai Cermin yang di Resmikan lansung Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar yang diwakilkan Oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Arianto, SKM, MPH dalam Pembukaan tersebut juga tampak hadir Kepala Kecamatan Tapung, Sofyandi, SE, ME, Kapolsek Tapung, AKP Nur Safniati, Damramil yang di wakili oleh Babinsa, Rustam Nasution dan Seluruh Kepala Desa setapung serta seluruh Staf Puskesmas Pantai Cermin.
Dalam mengawali sambutannya kadiskes mengucapkan selamat bergabung kepada tim surveyor dari Lembaga Akreditasi Fasyankes Seluruh Indonesia ( Laskesi ) yang akan melaksanakan penilaian akreditasi Puskesmas Pantai Cermin, Sebagai mana Puskesmas adalah sebagai Fasilitas Pelayanan Tingkat Pertama menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kampar dalam memenuhi standar pelayanan minimal Bidang Kesehatan, sehingga kinerja Puskesmas akan berpengaruh langsung terhadap kinerja Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Daerah setempat”, jelasnya.
Ia juga berharap”agar acara ini berjalan dengan lancar, dan semoga hasil survei nantinya dapat memotivasi kita semua untuk terus berupaya meningkatkan sistem kesehatan kita,” dan bukan hanya tentang sertifikat, tetapi juga tentang meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada Masyarakat khususnya di Kecamatan Tapung Nantinya”(harap Arianto).
Diakhir sambutannya kadiskes mengapresiasi keras kerja dan dedikasi semua tenaga kesehatan yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi survei Akreditasi ini”Tutupnya”(Humas Dinkes).
Kampar Kiri Hulu I,11/12/23 -Kegiatan Survei Re- Akreditasi di Puskesmas Gema Resmi di mulai, yang ditandai dengan penyerahan kendali kegiatan dari Kepala Puskesmas Gema dr. Irwan Herli Kepada Ketua Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas Gema (LAFKESPRI) dr. Nurayani Yusrah, MARS.
Kegiatan penilaian tersebut digelar selama tiga hari mulai Senin, 11 Desember 2023 sampai dengan Rabu,13 Desember 2023.
Kegiatan tersebut itu digelar Senin, (11 Desember 2023) di Aula Puskesmas Gema yang di Resmikan lansung Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar yang diwakilkan Oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Arianto, SKM, MM yang di Dampingi Oleh Subkoordinator Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kampar Ns. Bustami, S.Kep, MPd dalam Pembukaan tersebut juga tampak hadir Kepala Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang diwakili Oleh Sekretaris Camat, Kepala Desa Gema serta seluruh Staf Puskesmas Gema.
Dalam Sabutannya Kepala Dinas Kesehatan Arianto,SKM, MPH menyampaikan "Re-Akreditasi Puskesmas adalah untuk membina puskesmas dan fasilitas pelayanan Kesehatan primer dalam upaya berkelanjutan memperbaiki sistem pelayanan dan kinerja yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, keselamatan dan manajemen resiko, Re- Akreditasi Puskesmas berkaitan erat dengan dimensi kualitas pelayanan,"ucapnya".
Dimulai dari perencanaan, penggerakkan, pelaksanaan, pengendalian, pengawasan dan penilaian untuk menghasilkan output yang efektif dan efisien pada semua kegiatan.
Serta "Untuk dapat menghasilakn kinerja yang optimal maka sumber daya yang ada harus dikelola secara baik menggunakan prinsif manajemen,"(tutupnya).
Sementara itu Ketu tim Survey Re-Akreditasi dr. Nurayani menyampaikan Puskesmas sebagai salah satu FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang difungsikan sebagai gate-keeper dalam pelayanan kesehatan yakni merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan baik masyarakat maupun kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.(ungkapnya).
“Dengan adanya survei Re-Akreditasi ini diharapkan proses perbaikan mutu pelayanan secara berkelanjutan serta berkesinambungan di Puskesmas Gema tetap terjaga’’tutupnya”(Humas Dinkes).
[status] => publish [slug] => kadiskes-kampar-buka-secara-resmi-survey-re-akreditasi-puskesmas-gema [thumbnail] => https://dinkes.kamparkab.go.id/public/artikel/thumbnail/2023/11/dbe04ac5c4470504331d2c8c8f2c2320.png [gambar_unggulan] => https://dinkes.kamparkab.go.id/public/artikel/2023/11/dbe04ac5c4470504331d2c8c8f2c2320.png [gambar_text] => [file_lampiran] => [view] => 2981 [created_at] => 2023-12-11 08:09:47 [updated_at] => 2023-12-11 16:36:31 [artikel_id] => 189 [kategori_id] => 3 ) [4] => stdClass Object ( [id] => 188 [users_id] => 3 [judul] => Kadiskes Kampar Tutup Secara Resmi Survei Akreditasi di Puskesmas Kota Garo [isi] =>
Kota Garo 07/12/23 -Kegiatan Survei Akreditasi di Puskesmas Kota Garo sudah berakhir, ditandai dengan penyerahan kembali kendali kegiatan dari Ketua Tim Survey Sogirin, SKM, MM kepada Kepala Puskesmas Kota Garo Tasliati, SKM, M.Kes
Kegiatan penilaian tersebut digelar selama tiga hari mulai Selasa, 05 Desember 2023 sampai dengan Kamis, 07 Desember 2023.
Kegiatan penutupan itu digelar Kamis, (07 Desember 2023) di Aula Puskesmas Kota Garo yang di tutup lansung Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar yang diwakilkan Oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Arianto, SKM, MM yang di Dampingi Oleh Kepala Subkoordinator Program Informasi dan Humas Dinkes Kampar Ejon Asmanto, SKM, MKM dalam penutupan tersebut juga tampak hadir Kepala KUA Kecamatan kota Garo serta seluruh Staf Puskesmas Kota Garo.
“Tim Survei Sogirin, SKM, MM menyebutkan kesan umum terhadap Puskesmas Kota Garo diantaranya punya keberanian, semangat juang kuat, etos kerja tinggi, kebersamaan serta selalu ingin maksimal,”ucapnya.
“Kemudian hasil potret secara umum bangunan Puskesmas rapi, bersih dan tertata dengan baik, semangat akreditasi luar biasa, kekompakan dan kebersamaan sangat terasa, kelengkapan dokumen perlu di penuhi dan SDM potensi dan siap menerima perubahan,”tambahnya. (Sogirin).
Dalam Kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Arianto,SKM, MPH Juga Menyampaikan Ucapan Terima kasih yang sebesar besarnya kepada Surveyor atas arahan dan bimbingan yang sudah diberikan oleh tim Surveyor selama 3 hari ini, Juga kepada seluruh tim akreditasi serta seluruh staf Puskesmas Kota Garo”ucapnya.
Kegiatan ini akan kami jadikan Sebagai motifasi Motivasi, untuk terus Meningkatkan mutu pelayanan, kinerja dan keselamatan pasien/masyarakat, Semoga hasilnya nanti, Puskesmas Kota Garo bisa mendapat nilai paripurna dari tim Surveyor,” ujarnya sambil tersenyum.
ia juga menambahkan akan segera menindak lanjuti seluruh perbaikan serta motifasi yang diberikan Surveyor terutama di bagian SDM yang akan segera kita penuhi."Tutupnya.(Humas Dinkes)
Siak Hulu, 01/12/23 – Kali ini giliran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pangkalan Baru berhasil meraih Sertifikat Akreditas Paripurna dari Kemenkes RI, Setelah sebelumnya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tambang. Sertifikat tersebut merupakan legitimasi tertinggi terhadap mutu pelayanan bagi fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten dr.Asmara Fitra abadi yang Kerap di Panggil IFI memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pegawai di Puskesmas atas upaya yang telah dilakukan dalam memberikan pelayanan terbaik sehingga Puskesmas di Kampar layak mendapatkan akreditasi paripurna.
“Lanjutkan pelayanan yang baik ini, ‘layanan yang telah terakreditasi’ baik pelayanan di dalam maupun di luar gedung dengan tetap berorientasi kepada mutu dan keselamatan pasien, adil dan tidak diskriminatif menuju Kabupaten Kampar sehat dan Sejahtera”.
karena bagaimanapun juga peningkatan layanan di puskemas telah menjadi komitmen dari Pemeritah Kabupaten kampar.
“Semoga momentum ini menjadi motivasi kepada para nakes yang ada di puskesmas untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,“ tegasnya”.
[status] => publish [slug] => upt-puskesmas-pangkalan-baru-paripurna-ini-ungkap-kadiskes-kampar [thumbnail] => https://dinkes.kamparkab.go.id/public/artikel/thumbnail/2023/02/ce7edab0ced07a9ebbdcf226c139b52a.jpg [gambar_unggulan] => https://dinkes.kamparkab.go.id/public/artikel/2023/02/ce7edab0ced07a9ebbdcf226c139b52a.jpg [gambar_text] => [file_lampiran] => [view] => 2711 [created_at] => 2023-12-01 10:27:19 [updated_at] => 2023-12-02 23:32:38 [artikel_id] => 187 [kategori_id] => 3 ) [6] => stdClass Object ( [id] => 186 [users_id] => 3 [judul] => Kadiskes Kampar Sidak di dua Puskesmas, Puskesmas Lipat Kain Dan Batu Sasak Kampar Kiri Hulu II [isi] =>
Batu sasak, 01 Desember 2023.
Sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan karyawan dan untuk meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat di puskesmas, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr Asmara Fitra Abadi yang akrab disapa dokter IFI, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Puskesmas Lipat Kain dan Puskesmas Batu Sasak. Pada kegiatan Inspeksi Mendadak di Puskesmas Lipat Kain Kadis langsung disambut Kepala Puskesmas dr. Derma beserta staff. Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar meninjau beberapa bagian pelayanan yang ada di Puskesmas Lipat Kain dan memberikan amaran untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petugas demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Disela kegiatan tersebut, dr. IFI juga menyempatkan meninjau proyek pengerjaan bangunan Puskesmas LIPAT KAIN II yang sudah memasuki tahap finishing.
"Harus digesa lagi penyelesaian pengerjaan proyek ini, karena kita sudah memasuki akhir tahun 2023. Karena direncanakan puskesmas baru ini akan segera beroperasi melayani masyarakat mulai Januari 2024," demikian penekanan singkat beliau kepada pelaksana proyek pembangunan puskesmas yang kebetulan hadir saat kunjungan tersebut. Setelah memberikan perintah untuk menggesa penyelesaian proyek pembangunan gedung puskesmas Lipat Kain II kepada kepala pelaksana proyek, Kadiskes Kampar dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Puskesamas Batu Sasak Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Melewati medan super ekstrim dengan tikungan, tanjakan, medan jalan yang licin dan berlumpur akhirnya rombongan tiba di Puskesmas Batu Sasak setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang 3 jam.
Kedatangan Kepala Dinas di Puskesmas Batu Sasak ini disambut langsung oleh Kepala Puskesmas bapak Ansaruddin beserta beberapa orang staff pada pukul 17.30. Karena agenda kegiatan tidak mungkin dilakukan pada sore menjelang malam, maka rombongan menginap di Puskesmas Batu Sasak.
Hari Sabtu tanggal 02 Desember 2023 pukul 07.30 pagi kadiskes dr. IFI memberikan semangat kepada seluruh staff puskesmas yang hadir untuk tetap semangat dan meningkatkan gairah kerja meski puskesmas Batu Sasak berada di daerah sangat terpencil di Kabupaten Kampar. Di sela wejangan beliau, kadiskes memberikan dorongan untuk segera bersiap dalam menyambut era digitalisasi dengan akan diwujudkannya program revitalisasi Konektivitas internet di Puskesmas Batu Sasak demi terwujudnya Dinkes Satu Data Resource.
Gunung Bungsu Kabupaten Kampar - Riau Rabu, 29 November 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melalui Puskesmas Gunung Bungsu bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyampaikan paket santunan keluarga dan layanan kesehatan untuk pasien TBC di wilayah kerja Puskesmas Gunung Bungsu. Selain memberi paket santunan berupa sembako kepada pasien penderita TBC, BAZNAS Provinsi Riau juga memberikan santunan biaya hidup sebesar Rp. 1.000.000.- kepada 12 orang pasien TBC yang ada di wilayah kerja Puskesmas Gunung Bungsu. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu wujud kepedulian BAZNAS Provinsi Riau terhadap pasien TBC. Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr. Dahlia Eka Okta menyebutkan bahwa salah satu faktor penyembuh TB adalah intervensi gizi. Dengan paket santunan sembako dan biaya hidup dari BAZNAS ini diharapkan para pasien dapat terpenuhi kebutuhannya akan gizi seimbang dalam upaya percepatan proses penyembuhan pasien-pasien TB di Kabupaten Kampar khususnya di wilayah Gunung Bungsu.
"Penyakit TB yang diderita membuat para pasien tidak dapat bekerja seperti biasanya. Tidak ada pendapatan untuk menghidupi keluarganya. Karena itulah selain memberi intervensi gizi agar pasien lebih sehat dan lekas pulih, BAZNAS juga memberi bantuan biaya hidup kepada para pasien, agar pasien dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga,” demikian komentar Enik afriyanti,S.Pi, M.Si Kepala bagian pendistribusian dan pendayagunaan Baznas Provinsi Riau.
Salah seorang dari mereka adalah Kakek M. Syukri (70 tahun) dari desa Tanjung Kecamatan Sibiruang , yang sudah memasuki minggu akhir program pengobatan TB yang diberikan bantuan biaya hidup dan sembako pada kesempatan tersebut. “Sekarang sudah masuk minggu terakhir pengobatan saya.., " katanya." Sudah hampir enam bulan. Sekarang membaik, batuk dan sesak napas sudah jarang, nafsu makan juga sudah ada lagi, Alhamdulillah. Minggu depan tes dahak lagi, mudah-mudahan hasilnya bagus dan saya bisa sehat kembali. Terimakasih bantuannya, sangat membantu apalagi saya dan istri sekarang sudah tidak mampu lagi kerja,” kata Kakek M. Sukri menutup obrolan.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinkes Kabupaten Kampar yang diwakii oleh Kapus Gunung Bungsu Elpi Wahyuni berharap program bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meningkatkan semangat pasien TBC untuk terus berobat. Tak hanya itu, kata dia, hal tersebut menjadi dorongan untuk tidak merasa sendiri dalam berjuang meraih kesembuhan, yakni mengkonsumsi obat selama enam bulan penuh tanpa putus.
Bangkinang, 22/11 Kepala Dinas Kesehatan Kab.Kampar yang di wakili oleh sekretaris Dinas kesehatan Arianto, SKM, MPH, yang di hadiri oleh team work seksi p3m dinas kesehatan kabupaten kampar dan seluruh Para Pengelola Program P2TB Puskesmas Se-Kabupaten Kampar, juga di hadiri oleh seluruh Ibu-Ibu Kader TB Desa.
Dalam kesempatan itu ketua pelaksanaan Pertemuan Koordinasi Lintas Program P2TB Tingkat Kabupaten Kampar Jhoni Hidayat, SKM melaporkan Pertemuan Koordinasi Lintas Program Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2023 yang diikuti oleh 22 orang dokter dari 22 Puskesmas di Kabupaten Kampar, 5 orang Pengelola Program TB dari 5 Puskesmas, 5 orang Pengelola Program HIV/AIDS dari 5 Puskesmas serta 2 (dua) orang kader dari 5 (lima) Puskesmas yang terpilih di Kabupaten Kampar.
Sementara itu Kepala dinas kesehatan kabupaten kampar yang di wakili oleh sekretaris Dinas kesehatan Arianto, SKM, MPH menyampaikan Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis (Mtb). Indonesia termasuk Negara dengan beban TBC tingi dimana saat ini Indonesia menduduki peringkat ke DUA di dunia, dengan insiden sebesar 945.000 atau sebesar 330/100.000 penduduk dengan angka kematian sebanyak 98.000 atau sebesar 40/100.000 penduduk dan 4/100.000 penduduk TBC-HIV. Ia juga menyampaikan Beban ILTB di dunia pada tahun 2014 diperkirakan sebanyak 1.700.000.000 orang dimana 35% diantaranya berasal dari wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia. WHO pada tahun 2018 menyelenggarakan pertemuan tingkat tinggi pertama yang membahas tentang TBC. Dalam pertemuan tersebut seluruh pimpinan negara yang hadir menyepakati dan menegaskan kembali target SDG tahun 2030 adalah menurunkan angka kematian akibat TBC hingga 90% dan menurunkan angka insidensi TBC hingga 80%.
Disamping itu, ditetapkan pula 4 (empat) target global untuk mencapai target SDG, dimana salah satunya memberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada setidaknya 30 juta orang dalam kurun waktu 5 tahun yang sebelumnya dikenal dengan Pengobatan Pencegahan INH (PP INH) .
Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Program tahun 2022 capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Program P2TB Kabupaten Kampar sudah mampu melampaui target Nasional dengan capaian absolut sebanyak 14.464 orang anggota masyarakat yang dinyatakan sebagai suspect TBC telah dilakukan pemeriksaan dahak dengan menggunakan alat Tes Cepat Molekuler (TCM). Jumlah ini bahkan telah mampu melampaui Target SPM yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu sebesar 14.405 orang.
Sementara itu, jumlah kasus TBC yang ditemukan tahun 2022 baru mencapai 1.230 kasus (37%) dari 3.352 target penemuan kasus yang ditetapkan Kemenkes, artinya masih sekitar 63% kasus lagi yang belum ditemukan. Hal ini perlu kita garis bawahi sebagai pekerjaan yang harus terselesaikan menjelang tahun 2030.
Diakhir sambutannya ia berharap Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi kita semua tentang pekerjaan besar yang harus kita selesaikan menjelang tahun 2030.”Tutupnya”(Humas Dinkes).
Kabupaten Kampar sudah cukup berhasil dalam menurunkan angka Stunting sehingga untuk saat ini berada diangka 14.50% dari target Pemerintah Pusat sebesar 14,00%. Untuk itu Pj Bupati Kampar selalu mengupayakan percepatan penanggulangannya dengan berbagai kebijakan dan Intervensi melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kampar bersama Dinas Kesehatan Kabupaten…
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar menggelar kegiatan rapat monitoring dan evaluasi capaian program di bidang kesehatan untuk triwulan ke III di tahun 2023. Rapat ini sebagai media evaluasi capaian kinerja pada masing masing bidang dan seksi. Rapat yang…
Pantai Cermin Tapung II ,12/12/23 -Kegiatan Survei Akreditasi di Puskesmas Pantai Cermin Resmi di mulai, yang ditandai dengan penyerahan kendali kegiatan dari Kepala Puskesmas Pantai Cermin drg. Dewi Harmoni, M.H.Kes Kepada Ketua Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas Pantai Cermin (LASKESI) Kasmarni, Amd. Keb, SST.
Kampar Kiri Hulu I,11/12/23 -Kegiatan Survei Re- Akreditasi di Puskesmas Gema Resmi di mulai, yang ditandai dengan penyerahan kendali kegiatan dari Kepala Puskesmas Gema dr. Irwan Herli Kepada Ketua Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas Gema (LAFKESPRI) dr. Nurayani Yusrah, MARS. Kegiatan penilaian tersebut digelar selama tiga…
Kota Garo 07/12/23 -Kegiatan Survei Akreditasi di Puskesmas Kota Garo sudah berakhir, ditandai dengan penyerahan kembali kendali kegiatan dari Ketua Tim Survey Sogirin, SKM, MM kepada Kepala Puskesmas Kota Garo Tasliati, SKM, M.Kes Kegiatan penilaian tersebut digelar selama tiga hari mulai Selasa, 05 Desember 2023 sampai dengan Kamis, 07…
Siak Hulu, 01/12/23 – Kali ini giliran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pangkalan Baru berhasil meraih Sertifikat Akreditas Paripurna dari Kemenkes RI, Setelah sebelumnya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tambang. Sertifikat tersebut merupakan legitimasi tertinggi terhadap mutu pelayanan bagi fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama.
Batu sasak, 01 Desember 2023. Sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan karyawan dan untuk meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat di puskesmas, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr Asmara Fitra Abadi yang akrab disapa dokter IFI, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Puskesmas Lipat Kain dan Puskesmas Batu Sasak. Pada kegiatan…
Gunung Bungsu Kabupaten Kampar - Riau Rabu, 29 November 2023 Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melalui Puskesmas Gunung Bungsu bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyampaikan paket santunan keluarga dan layanan kesehatan untuk pasien TBC di wilayah kerja Puskesmas Gunung Bungsu. Selain memberi paket santunan berupa…
Bangkinang, 22/11 Kepala Dinas Kesehatan Kab.Kampar yang di wakili oleh sekretaris Dinas kesehatan Arianto, SKM, MPH, yang di hadiri oleh team work seksi p3m dinas kesehatan kabupaten kampar dan seluruh Para Pengelola Program P2TB Puskesmas Se-Kabupaten Kampar, juga di hadiri oleh seluruh…