Kerja Duduk Berjam-Jam, Waspadai Risiko yang Diam-Diam Mengintai

Sakit Punggung Mengintai Pekerja Kantoran : Akibat Posisi Duduk yang Salah

Kerja kantoran memang identik dengan duduk lama di depan komputer. Entah sibuk menyelesaikan laporan, rapat online, atau tenggelam mengejar deadline, tanpa sadar tubuh terjebak dalam gaya hidup kurang gerak alias sedentary lifestyle. Kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah serius, mulai dari nyeri punggung, kaku otot, mata lelah, hingga penyakit kronis seperti jantung, obesitas, bahkan diabetes.

Bekerja seharian dengan posisi duduk berjam jam di depan komputer tentu sudah menjadi makanan sehari-hari pekerja kantoran. Posisi duduk yang kurang tepat dan tidak ergonomis ketika bekerja dapat menyebabkan ketegangan otot dan rasa nyeri di bagian punggung dan pinggang. 

Tubuh manusia diciptakan untuk bergerak. Ketika terlalu lama duduk, aliran darah melambat, metabolisme menurun, dan otot menjadi pasif. Hasilnya? Rasa pegal, kepala berat, dan energi yang cepat terkuras. Apalagi jika dibarengi pola makan sembarangan dan kurang tidur, efek buruknya semakin terasa.

Sebagai langkah awal pencegahan sekaligus agar meringankan gejalanya, dapat dilakukan beberapa aktivitas yang membantu. Misalnya dengan tetap mempertahankan postur tubuh yang benar selama bekerja dan melakukan peregangan setelah duduk dalam jangka waktu lama.

Agar tubuh tetap sehat walau terjebak rutinitas kerja duduk, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Bangkit dari kursi Setiap 30 Menit: Berdiri, berjalan ke dispenser, atau lakukan peregangan singkat di meja kerja. Menurut Kemenkes, gerakan kecil ini membantu sirkulasi darah tetap lancar dan mengurangi risiko kekakuan otot.

2. Lakukan Peregangan Ringan: Putar leher, tarik bahu, atau goyangkan pergelangan kaki secara berkala. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini membuat tubuh tetap fleksibel dan terhindar dari kaku otot.

3. Gunakan Jam Makan Siang untuk Bergerak: Jalan kaki ke luar kantor atau pilih tempat makan yang sedikit jauh agar tubuh punya alasan untuk aktif.

4. Jaga Kesehatan Mata: Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 6 meter selama 20 detik. Lihat pohon hijau disekitar kantor. Atur jarak monitor sekitar 50–70 cm dan posisikan sedikit di bawah garis pandang.

5. Perhatikan Nutrisi dan Hidrasi: Minum air putih secara rutin, pilih camilan sehat seperti buah atau kacang, batasi konsumsi kopi berlebihan serta makanan tinggi gula.

Kerja duduk seharian, bukan alasan untuk membiarkan kesehatan terabaikan. Dengan langkah kecil dan kebiasaan sehat, risiko gaya hidup sedentari bisa ditekan. Tubuh yang sehat adalah modal utama untuk tetap produktif, di kantor maupun di luar kantor.

Keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan adalah hak dan tanggung jawab kita bersama saat bekerja.

Salam Sehat!

Media Informasi dan Humas

Sumber : Kemenkes RI