Kampar – Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) sebagai tindak lanjut kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam memperkuat perlindungan peserta sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola program internsip dokter.
Program ini merupakan bagian dari evaluasi nasional yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan RI terhadap penyelenggaraan PIDI. Secara nasional, sebanyak 10.564 peserta internsip dokter mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi medical check-up (MCU), pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, hingga skrining kesehatan jiwa.

Di Kabupaten Kampar, terdapat 31 peserta Program Internsip Dokter Indonesia yang ditempatkan pada 4 Puskesmas dan 2 rumah sakit sebagai wahana PIDI Kementerian Kesehatan RI. Peserta tersebut tersebar di Puskesmas Tapung, Puskesmas Sukaramai bersama RS PTPN V Tandun untuk periode November 2025, serta Puskesmas Bangkinang Kota, Puskesmas Kampa bersama RSUD Bangkinang untuk periode Mei 2026.
Seluruh peserta telah mengikuti rangkaian pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium lengkap, hingga rontgen thoraks. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal SDM Kesehatan Nomor PG.01.02/F/2276/2026 tanggal 29 Juli 2026.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen RS PTPN V Tandun, RSUD Bangkinang, tenaga kesehatan, pendamping wahana, serta seluruh peserta Program Internsip Dokter Indonesia yang telah menunjukkan komitmen dan koordinasi yang baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan tertib dan lancar.
Sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan RI, selama pelaksanaan skrining kesehatan, seluruh peserta internsip dibebastugaskan sementara pada 30 Juli hingga 17 Agustus 2026 agar dapat mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan hingga proses evaluasi selesai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi kesehatan para peserta Program Internsip Dokter Indonesia tetap terjaga sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, aman, dan berkualitas kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia kesehatan yang profesional di Kabupaten Kampar maupun di Indonesia.
