KUOK, 12 Agustus 2026 — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Kuok, Rabu (12/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan kesehatan sekaligus memastikan kecukupan dan ketersediaan obat bagi masyarakat yang mendapatkan pelayanan di Puskesmas.
Dalam kunjungannya, dr. Zulhendra menekankan pentingnya pengelolaan obat yang baik, mulai dari perencanaan kebutuhan, ketersediaan stok, penyimpanan hingga distribusi. Menurutnya, ketersediaan obat merupakan salah satu unsur penting dalam menunjang kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Pastikan ketersediaan obat selalu mencukupi. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat terganggu karena kekurangan obat yang dibutuhkan,” tegas dr. Zulhendra.
Ia juga meminta jajaran Puskesmas Kuok untuk melakukan pemantauan stok obat secara berkala dan menyampaikan kebutuhan secara tepat waktu kepada Dinas Kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan obat, terutama untuk jenis obat yang banyak dibutuhkan masyarakat.
Selain memastikan ketersediaan obat, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat Puskesmas.
dr. Zulhendra berharap seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Kuok terus memberikan pelayanan yang optimal, ramah dan responsif kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Puskesmas merupakan salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin pelayanan kesehatan di Puskesmas semakin baik. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat dan berkualitas,” ujarnya.
Melalui kunjungan lapangan secara langsung, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar juga dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pelayanan dan kebutuhan Puskesmas. Hasil pemantauan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta memastikan kebutuhan dasar pelayanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi.
