Di Balik Kemegahan Launching PKMK dan Puskesmas Kuntu, Ada Gotong Royong Warga dan Tokoh Masyarakat

Kampar Kiri — Kemegahan pelaksanaan Launching Program Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) Kabupaten Kampar sekaligus Peresmian Puskesmas Kuntu, Kamis (3/9/2026), ternyata tidak hanya lahir dari kerja pemerintah. Di balik suksesnya rangkaian kegiatan tersebut, terdapat dukungan, kepedulian dan gotong royong dari tokoh masyarakat serta warga Kuntu.

Kehadiran Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes., serta Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Rita Anggraini, MH., menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Kampar Kiri.

Namun, di balik acara yang berlangsung meriah tersebut, ada peran masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan untuk menyukseskan kegiatan.

Dukungan dari para tokoh masyarakat dan warga Kuntu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semangat kebersamaan dalam menyambut hadirnya Puskesmas Kuntu sekaligus pelaksanaan launching program PKMK bagi balita dengan masalah gizi.

Kadiskes Sampaikan Apresiasi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tokoh masyarakat dan warga Kuntu yang telah ikut berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, dukungan masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para tokoh masyarakat dan seluruh warga Kuntu yang telah ikut mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami,” ujar dr. Zulhendra.

Ia menyampaikan, para tokoh masyarakat yang memberikan dukungan jumlahnya cukup banyak dan tidak dapat disebutkan satu per satu.

Karena itu, melalui momentum tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar memberikan penghargaan dan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Kuntu.

“Mungkin tidak semuanya dapat kami sebutkan satu per satu, tetapi kami sangat menghargai setiap bentuk dukungan dan sumbangsih yang diberikan. Ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah dan masyarakat bersatu, sebuah kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan penuh kekeluargaan,” tambahnya.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan Masyarakat

Dukungan masyarakat Kuntu juga memberikan warna tersendiri dalam peresmian fasilitas kesehatan tersebut. Kehadiran Puskesmas Kuntu bukan hanya disambut sebagai hadirnya sebuah bangunan pelayanan kesehatan baru, tetapi juga sebagai bagian dari harapan masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat.

Semangat gotong royong yang terlihat dalam pelaksanaan kegiatan menjadi cerminan kuatnya hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.

Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dukungan tersebut juga menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Kampar Kiri dan seluruh Kabupaten Kampar.

Terlebih, dalam kegiatan yang sama, pemerintah daerah juga meluncurkan program PKMK melalui pemberian susu PKMK bagi balita dengan masalah gizi. Program tersebut menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan status gizi dan kesehatan anak.

Kuntu Menjadi Tuan Rumah yang Penuh Kehangatan

Suasana keakraban terlihat sejak kedatangan rombongan Bupati Kampar. Sambutan masyarakat, dukungan para tokoh, serta berbagai persiapan yang dilakukan bersama-sama membuat kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menggendong seorang balita dalam rangkaian kegiatan.

Momen tersebut bukan sekadar dokumentasi, tetapi menghadirkan sisi humanis dari sebuah kegiatan pemerintahan. Seorang kepala daerah hadir langsung di tengah masyarakat dan berinteraksi dengan generasi kecil yang menjadi bagian penting dari masa depan Kabupaten Kampar.

Sementara itu, peresmian Puskesmas Kuntu menjadi tonggak baru bagi pelayanan kesehatan masyarakat Kecamatan Kampar Kiri.

Dengan sebelumnya telah beroperasi Puskesmas Rawat Inap Lipat Kain, kehadiran Puskesmas Kuntu diharapkan semakin memperluas jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kampar Kiri.

Bukan Sekadar Peresmian, Tetapi Awal dari Kolaborasi

Bagi masyarakat Kuntu, momentum 3 September 2026 akan menjadi bagian penting dari perjalanan pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Sebuah puskesmas telah hadir, program intervensi gizi mulai diperkuat, dan yang tidak kalah penting adalah tumbuhnya semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dari Kuntu, pesan itu terlihat jelas: pembangunan kesehatan akan semakin kuat ketika pemerintah hadir dan masyarakat ikut bergerak.

Kemegahan acara mungkin terlihat dari panggung, dekorasi dan rangkaian prosesi peresmian. Namun, di balik semua itu, terdapat ketulusan sumbangsih, kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat Kuntu yang turut membuat momentum tersebut berlangsung sukses dan berkesan.

Terima kasih masyarakat Kuntu. Dari kebersamaan, lahir pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat.