Perkuat Pembinaan Posyandu, Dinkes Kampar Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan Puskesmas

BANGKINANG — Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar terus mendorong penguatan pembinaan Posyandu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas yang dilaksanakan di Stanum Resort and Park, Bangkinang, September 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, serta diikuti oleh tenaga kesehatan Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan penguatan pemahaman dan wawasan kepada peserta terkait pelaksanaan pembinaan Posyandu di wilayah kerja masing-masing.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam melaksanakan pembinaan Posyandu secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes., menegaskan pentingnya keberadaan Posyandu sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat.

“Posyandu merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan yang sangat dekat dengan masyarakat.”

Menurutnya, peran Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dalam berbagai aspek kesehatan serta memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan primer, khususnya upaya promotif dan preventif, serta peningkatan kualitas kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.

Karena itu, penguatan kapasitas kader dan tenaga kesehatan dalam pembinaan Posyandu menjadi hal yang sangat penting. Tenaga kesehatan Puskesmas memiliki peran strategis sebagai pembina Posyandu, tidak hanya memberikan pelayanan saat kegiatan berlangsung, tetapi juga memastikan berbagai fungsi Posyandu berjalan secara berkesinambungan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Poppy Rahmadhini, SKM, M.Si., mengatakan bahwa tenaga kesehatan Puskesmas perlu memiliki pemahaman yang sama dalam melaksanakan pembinaan Posyandu.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan akan membantu kader dalam menjalankan berbagai fungsi Posyandu sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Tenaga kesehatan Puskesmas diharapkan tidak hanya memahami aspek pelayanan, tetapi juga mampu melakukan pendampingan kepada kader secara terarah dan berkelanjutan, sehingga fungsi Posyandu dapat berjalan secara optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kerja masing-masing.”

Poppy juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa dan kelurahan, serta berbagai unsur terkait lainnya.

“Melalui orientasi ini, kita berharap tenaga kesehatan semakin siap dalam melakukan pembinaan, termasuk mengidentifikasi kendala di lapangan, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan mencari solusi bersama agar pelayanan Posyandu semakin berkualitas.”

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kampar menekankan bahwa pembinaan Posyandu tidak dapat berjalan optimal apabila hanya mengandalkan sektor kesehatan. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, Puskesmas, kader, PKK, hingga seluruh unsur masyarakat.

“Keberhasilan pembinaan Posyandu tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja.”

Kolaborasi lintas program dan lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di tengah masyarakat.

Kepada para peserta orientasi, dr. Zulhendra berpesan agar kegiatan tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan orientasi, tetapi dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta meningkatkan kualitas pembinaan Posyandu di wilayah kerja masing-masing.

Ia juga mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, termasuk memanfaatkan forum untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, menyampaikan berbagai kendala yang ditemui di lapangan, serta mencari solusi bersama.

Kegiatan Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes.

Kepala Dinas Kesehatan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembinaan Posyandu dan pada akhirnya turut berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kampar.

“Semoga kegiatan orientasi pembinaan Posyandu bidang kesehatan bagi tenaga kesehatan Puskesmas dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembinaan Posyandu.”

Melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan serta kolaborasi lintas program dan lintas sektor, pembinaan Posyandu di Kabupaten Kampar diharapkan semakin berkualitas dan mampu mendukung pelayanan serta pemberdayaan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.