Kadiskes Kampar Perkuat Program Prioritas Kesehatan di UPTD Puskesmas Muara Uwai

BANGKINANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes., melakukan kunjungan kerja sekaligus evaluasi pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Muara Uwai, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh staf UPTD Puskesmas Muara Uwai dan turut dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Poppy Rahmadhini, SKM, M.Si.

Kunjungan dan evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program prioritas kesehatan masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Uwai. Evaluasi mencakup capaian program, kendala yang masih dihadapi, serta langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan agar pelayanan kesehatan semakin aktif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Sejumlah program menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut, meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), imunisasi, tracing tuberkulosis (TB), serta pelayanan dan pemantauan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

CKG Perlu Terus Ditingkatkan

Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu program yang perlu terus dioptimalkan. Berdasarkan data kegiatan, dari 100 sasaran yang telah terdata, sebanyak 45 persen telah mendapatkan pelayanan CKG.

Capaian tersebut menunjukkan masih adanya ruang untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan. Upaya peningkatan akan dilakukan melalui pendataan sasaran yang lebih aktif, sosialisasi yang lebih luas, serta keterlibatan kader dan lintas sektor.

CKG merupakan salah satu upaya untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini. Karena itu, masyarakat yang telah menjadi sasaran diharapkan dapat memanfaatkan layanan tersebut sesuai jadwal dan ketentuan pelayanan.

Kolaborasi antara petugas kesehatan, kader, pemerintah desa/kelurahan, dan masyarakat menjadi penting untuk menjangkau sasaran yang belum mendapatkan pemeriksaan.

Capaian Imunisasi Mencapai 90 Persen

Pada program imunisasi, pelaksanaan pada September menunjukkan capaian yang cukup baik. Dari 50 sasaran, sebanyak 45 sasaran atau 90 persen telah mendapatkan imunisasi, sementara lima sasaran lainnya belum mendapatkan pelayanan.

Terhadap lima sasaran yang belum mendapatkan imunisasi, puskesmas akan melakukan pendataan dan penelusuran kembali untuk memastikan mereka memperoleh pelayanan sesuai jadwal.

Pemutakhiran data sasaran secara berkala juga akan terus dilakukan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Uwai.

Tracing TB Menjadi Prioritas Penguatan

Program tracing tuberkulosis (TB) juga menjadi perhatian dalam evaluasi. Berdasarkan data sementara, terdapat 12 kontak erat pasien TB yang perlu dilakukan pemeriksaan dan seluruhnya telah menjalani skrining.

Meskipun seluruh kontak erat yang terdata telah menjalani skrining, penelusuran tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada sasaran atau kontak erat yang terlewat serta memastikan tindak lanjut dilakukan sesuai hasil pemeriksaan.

Penguatan program TB ke depan dilakukan melalui peningkatan penelusuran kontak, pemantauan kelompok berisiko, serta koordinasi yang lebih intensif dengan kader dan lintas sektor.

Pemantauan ODGJ Diperkuat

Pelayanan dan pemantauan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menjadi salah satu program yang perlu terus diperkuat.

Berdasarkan data wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Uwai, terdapat 38 sasaran ODGJ yang membutuhkan pemantauan secara berkala. Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, diperlukan koordinasi antara petugas kesehatan, keluarga, kader, dan lintas sektor.

Pemantauan diarahkan pada pembaruan data sasaran, pemantauan kondisi secara berkala, kunjungan rumah, edukasi kepada keluarga, serta tindak lanjut pelayanan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing sasaran.

Perkuat Pendataan dan Tindak Lanjut

Dalam pelaksanaan berbagai program prioritas tersebut, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperkuat, antara lain pendataan sasaran, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, serta koordinasi antara puskesmas, kader, pemerintah desa/kelurahan, keluarga, dan lintas sektor.

Sebagai tindak lanjut, UPTD Puskesmas Muara Uwai akan memperkuat pemutakhiran data secara berkala, meningkatkan sosialisasi melalui petugas dan kader, melakukan penelusuran terhadap sasaran yang belum mendapatkan pelayanan, serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan dan lintas sektor.

Untuk CKG, puskesmas akan mendorong peningkatan cakupan dari capaian saat ini melalui pendataan sasaran yang lebih aktif dan sosialisasi yang lebih luas. Pada program imunisasi, lima sasaran yang belum mendapatkan pelayanan akan ditelusuri kembali.

Sementara itu, pada program TB, penelusuran kontak dan tindak lanjut hasil skrining akan terus dilakukan. Untuk pelayanan ODGJ, pemantauan terhadap 38 sasaran akan diperkuat melalui kunjungan, pembaruan data, serta koordinasi dengan keluarga, kader, dan lintas sektor.

Target Penguatan Program

Penguatan program prioritas tersebut diarahkan untuk mencapai sejumlah indikator keberhasilan, di antaranya:

- meningkatnya cakupan masyarakat yang mendapatkan layanan CKG;

- seluruh sasaran imunisasi mendapatkan pelayanan sesuai jadwal;

- seluruh kontak erat TB mendapatkan skrining dan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan;

- seluruh sasaran ODGJ mendapatkan pemantauan secara berkala;

- meningkatnya kualitas dan ketepatan pendataan sasaran; serta

- semakin kuatnya koordinasi antara puskesmas, kader, pemerintah desa/kelurahan, keluarga, dan lintas sektor.

Kadiskes Dorong Pelayanan Aktif dan Tepat Sasaran

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes., menekankan bahwa penguatan program prioritas harus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengutamakan ketepatan sasaran dan kepastian tindak lanjut pelayanan.

“Program prioritas harus terus diperkuat melalui pendataan yang baik, peningkatan sosialisasi, serta koordinasi antara petugas, kader, keluarga dan lintas sektor. Yang terpenting, sasaran yang sudah terdata harus dipastikan mendapatkan pelayanan dan tindak lanjut sesuai kebutuhannya,” ujar dr. Zulhendra.

Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di puskesmas, termasuk Cek Kesehatan Gratis.

“Mari manfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas. Jangan menunggu sampai sakit. Dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin, kondisi kesehatan dan faktor risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan juga dapat dilakukan sedini mungkin,” tambahnya.

Ajak Masyarakat Manfaatkan CKG

UPTD Puskesmas Muara Uwai mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis serta pelayanan kesehatan lainnya yang tersedia di puskesmas.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai jadwal, persyaratan, dan pelayanan CKG dapat menghubungi UPTD Puskesmas Muara Uwai maupun petugas kesehatan dan kader di wilayah masing-masing.

Kegiatan evaluasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Uwai, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin aktif, tepat sasaran, berkesinambungan, dan mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Kabupaten Kampar.