Dinkes Kampar Tingkatkan Kompetensi Dokter Puskesmas melalui Pelatihan ACLS

Kampar, 23 September 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan tenaga medis dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) Tahun 2026 bagi dokter Puskesmas se-Kabupaten Kampar.

Kegiatan yang berlangsung pada 17–23 September 2026 di Hotel Labersa tersebut diikuti sebanyak 25 dokter Puskesmas se-Kabupaten Kampar. Peserta merupakan dokter yang belum memiliki sertifikat ACLS maupun dokter yang masa berlaku sertifikat ACLS-nya sudah tidak aktif.

Pelatihan ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dengan menghadirkan narasumber dan instruktur dari INTRAINA yang telah tersertifikasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

  

Pelatihan ACLS merupakan program yang bertujuan membekali tenaga medis dengan keterampilan dan kemampuan klinis dalam menangani henti jantung serta berbagai kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular lainnya secara cepat, tepat, dan sesuai standar.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan secara teori, tetapi juga mengikuti praktik dan simulasi menggunakan berbagai perangkat medis. Metode tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan peserta dalam mengambil tindakan ketika menghadapi pasien dengan kondisi kegawatdaruratan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das'at, M.H.Kes, menyampaikan bahwa pelatihan ACLS tahun 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dalam meningkatkan kompetensi dokter Puskesmas.

“Kegiatan pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan tahun 2025. Pada tahun 2025 telah dilatih sebanyak 50 orang dokter, dan pada tahun 2026 ini kembali dilanjutkan dengan 25 orang dokter,” ujar dr. Zulhendra.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat dan tepat.

“Kita berharap seluruh tenaga medis yang telah mengikuti pelatihan ini semakin kompeten, profesional, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Kampar,” lanjutnya.

Melalui pelatihan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menargetkan meningkatnya jumlah tenaga medis yang memiliki kompetensi dalam penanganan kegawatdaruratan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Puskesmas, termasuk dalam penanganan kasus kegawatdaruratan dan pelayanan IGD.

  

Dengan dilaksanakannya pelatihan ACLS secara berkelanjutan, diharapkan kapasitas tenaga medis di Kabupaten Kampar semakin kuat sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kegawatdaruratan yang cepat, tepat, profesional, dan berkualitas.

Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan berlangsung dengan baik dan tidak terdapat kendala berarti.