Dinkes & PKK Kampar percepat Zero Dose & Imunisasi Kejar Campak 2026. Ketua PKK Tinjau Langsung Aksi

KABUPATEN KAMPAR– Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat komitmennya dalam melindungi kesehatan anak melalui percepatan program imunisasi. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Pertemuan zoom Desk Progress Capaian Zero Dose (ZD) dan Imunisasi Kejar Campak/Catch Up Campaign (CUC) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, serta UNICEF Indonesia, Senin (16/3/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program imunisasi sekaligus merumuskan langkah percepatan pelaksanaan Imunisasi Kejar Campak di Kabupaten Kampar selama bulan Maret 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Asmara Fitrah Abadi, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, UNICEF Indonesia, para Kepala Puskesmas, kader Zero Dose, kader Posyandu, serta pengurus PKK dari tingkat kabupaten hingga desa.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait respon imunisasi terhadap peningkatan kasus campak di beberapa daerah.

Pada tahun 2025 tercatat 23 kasus positif campak di Kabupaten Kampar yang tersebar di beberapa wilayah kerja puskesmas, di antaranya Tambang, Kubang Jaya, Pandau Jaya, Tapung, Pantai Cermin dan Pangkalan Baru.

“Kabupaten Kampar termasuk salah satu dari 100 kabupaten/kota di Indonesia yang diminta memperkuat respon imunisasi melalui pelaksanaan Imunisasi Kejar Serentak atau Catch Up Campaign selama bulan Maret 2026,” jelasnya.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan CUC selama lima hari terakhir, tercatat 1.467 bayi dari 4.596 sasaran serta 4.525 baduta dari 15.911 sasaran telah mendapatkan imunisasi kejar campak. Namun demikian, masih terdapat 2.999 sasaran bayi dan 11.386 sasaran baduta yang harus dikejar hingga akhir bulan Maret ini.

Oleh karena itu, melalui pertemuan ini kita melakukan evaluasi bersama secara lebih mendalam, mengidentifikasi kendala di lapangan, sekaligus merumuskan langkah percepatan yang lebih efektif. Kita perlu memperkuat koordinasi, sinergi, dan inovasi di semua tingkatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau, UNICEF Indonesia, serta TP PKK Kabupaten Kampar yang selama ini terus memberikan dukungan dan pendampingan dalam penguatan program imunisasi di Kabupaten Kampar.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar dalam arahannya menegaskan bahwa imunisasi merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak.

“Tidak boleh ada satu pun anak Kampar yang tertinggal imunisasinya. PKK siap bergerak hingga ke tingkat keluarga untuk memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kampar pada tahun 2025 berhasil meraih Capaian Imunisasi Terbaik I tingkat Provinsi Riau, serta menjadi daerah dengan penurunan jumlah anak Zero Dose terbesar di Provinsi Riau, yaitu sebanyak 3.563 anak.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah percepatan, antara lain validasi data sasaran, sweeping kunjungan rumah oleh bidan desa dan kader, pembukaan pos layanan imunisasi di lokasi strategis, serta penguatan sosialisasi kepada masyarakat.

Usai kegiatan pertemuan, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar juga melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Imunisasi Kejar Campak (CUC) di Posyandu Teratai wilayah kerja Puskesmas Salo, serta di Pos Layanan Imunisasi Puskesmas Kuok.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pelayanan imunisasi berjalan optimal serta masyarakat mendapatkan akses imunisasi yang mudah, cepat, dan merata.

Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kampar optimis target Zero Dose dan Imunisasi Kejar Campak Tahun 2026 dapat tercapai, sehingga anak-anak Kampar terlindungi dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta berkualitas.

Disusun dan Disebarluaskan Oleh: Tim Media Informasi dan Humas (Hubungan Masyarakat) Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Kontributor: Tim Imunisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.