Dalami Capaian Catch Up Campaign (CUC), Legislator Pekanbaru Kaji Pola Penanganan Kasus di Wilayah Kabupaten Kampar
BANGKINANG KOTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kota Pekanbaru guna memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam penanganan penyakit menular, Selasa (17/3). Pertemuan strategis ini difokuskan pada pertukaran inovasi dan langkah preventif guna memutus rantai penularan campak di wilayah perbatasan kedua wilayah.
Rombongan wakil rakyat dari Ibukota Provinsi Riau tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Hj. Niar Etawati, S.IP. Ia hadir didampingi Wakil Ketua, Tekad Indra Pradana Abidin, S.T., M.Eng, jajaran anggota komisi, serta didukung oleh dua tenaga ahli Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru guna memperkuat kajian teknis dalam kunjungan tersebut.
Kedatangan legislator asal "Kota Bertuah" tersebut disambut hangat oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Elfian, SKM., M.Kes, yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Asmara Fitrah Abadi, MM. Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut jajaran Tim Kerja Imunisasi Dinkes Kampar.
Dalam paparannya, Ketua Tim Kerja Imunisasi, Ns. Bustami, S.Kep., M.Pd, didampingi Pj. Program Imunisasi Ns. Erlinda, S.Kep, menegaskan komitmen daerah dalam menekan angka kasus. Ia menyampaikan bahwa Dinkes Kampar bersama Tim Penggerak PKK terus bergerak masif hingga ke tingkat desa dan dusun, dengan mengoptimalkan peran kader imunisasi sebagai ujung tombak pencegahan campak di tengah masyarakat.
Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah konkret menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI. Instruksi tersebut diterbitkan sebagai respons cepat atas tren peningkatan kasus serta status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak secara nasional pada tahun 2026.
Sebagai wilayah yang saling berbatasan, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru menjadi prioritas dalam penguatan intervensi kesehatan melalui program Imunisasi Kejar Serentak atau Catch Up Campaign (CUC). Program strategis ini digelar sepanjang Maret 2026, menyasar daerah-daerah dengan temuan kasus aktif maupun suspek campak.
Berdasarkan tinjauan data tahun 2025, tercatat sebanyak 23 kasus campak di Kabupaten Kampar yang tersebar di enam wilayah kerja Puskesmas. Menariknya, akumulasi kasus tertinggi terdeteksi di wilayah penyangga yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru. Puskesmas Tambang mencatatkan 14 kasus, disusul Puskesmas Kubang Jaya (4 kasus), Puskesmas Pandau Jaya (2 kasus), dan Puskesmas Pantai Cermin (1 kasus).
Mengantisipasi hal tersebut, pelaksanaan CUC di Kabupaten Kampar telah digulirkan sejak 10 Maret 2026. Hingga 17 Maret 2026, progres capaian menunjukkan tren positif. Sebanyak 2.084 bayi telah mendapatkan imunisasi MR1 dari total sasaran 4.596 anak. Sementara itu, untuk kategori bawah dua tahun (baduta), tercatat 6.629 anak telah memperoleh imunisasi MR2 dari target sasaran sebanyak 15.911 anak.
Gerakan Masif Lintas Sektor
.jpeg)
Upaya penanganan tidak hanya dilakukan secara administratif. Sehari sebelumnya, Senin (16/3), Dinkes Kampar bersama Dinkes Provinsi Riau dan UNICEF telah menggelar Desk Cakupan Imunisasi melalui daring yang melibatkan seluruh Kepala Puskesmas, bidan desa, hingga kader PKK se-Kabupaten Kampar.
Komitmen ini diperkuat dengan peninjauan lapangan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar, Ibu Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, di Posyandu Teratai Puskesmas Salo dan Puskesmas Kuok. Kehadiran tokoh penggerak ini menjadi simbol dukungan penuh bagi percepatan cakupan imunisasi hingga ke tingkat dusun.
Apresiasi dan Optimisme Masa Depan
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Hj. Niar Etawati, memberikan apresiasi tinggi atas langkah taktis yang dijalankan Dinkes Kampar. Hasil kunjungan ini diproyeksikan menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mengevaluasi dan memperkuat program serupa di wilayahnya.
Menutup rangkaian pertemuan, Kabid P2P Elfian menegaskan optimisme Dinkes Kampar untuk menuntaskan target sasaran hingga akhir Maret 2026.
“Kami terus bergerak bersama lintas sektor untuk melindungi generasi masa depan Kampar. Dengan kolaborasi tenaga kesehatan, pemerintah, dan dukungan aktif masyarakat melalui PKK, kami optimis target maksimal dapat tercapai. Ini adalah ikhtiar bersama memutus mata rantai campak,” pungkas Elfian.
Publikasi Ini Disiarkan Oleh: TIM MEDIA INFORMASI DAN HUMAS DINAS KESEHATAN KAMPAR
Kontributor: Tim Kerja Imunisasi – Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P)
Alamat Kantor: Jl. DR. AR. RAHMAN SALEH NO.01, Bangkinang Kota Kabupaten Kampar, Riau 28411 Email: dinkeskamparriau@gmail.com
???? Website: dinkes.kamparkab.go.id
