Dinkes Kampar dan TP PKK Perkuat Sinergi Percepatan Cakupan Imunisasi di Bangkinang Kota dan Kuok

Kabupaten Kampar, 24 Juni 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar bersama TP PKK Kabupaten Kampar terus memperkuat upaya percepatan peningkatan cakupan imunisasi melalui kegiatan Pendampingan Intensif Puskesmas Prioritas, yang pada hari kelima pelaksanaannya dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota dan Puskesmas Kuok.

Kegiatan di Kecamatan Bangkinang Kota berlangsung di Aula Kantor Camat Bangkinang Kota dan dipimpin oleh Camat Bangkinang Kota, Edi Suherman, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Bangkinang Kota, Ns. Novi Ramadianty, S.Kep., SKM, serta Kepala Puskesmas Bangkinang Kota, dr. Yudi Susanto.

Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Kuok dilaksanakan di Aula Puskesmas Kuok dan dipimpin oleh Plt. Camat Kuok, Intan Monica Sandra, didampingi perwakilan TP PKK Kabupaten Kampar, Yunita Afriyami, serta Plt. Kepala Puskesmas Kuok, Ria Gustina, S.Tr.Keb.

 

Pendampingan yang menghadirkan Ketua Tim Kerja Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Ns. Bustami, S.Kep, M.Pd beserta Tim sebagai narasumber, kegiatan ini diikuti oleh unsur Pemerintah Kecamatan, TP PKK, Kepala Desa dan Lurah, Kepala Puskesmas, Pengelola Program Imunisasi, Bidan Desa, Kader Posyandu, serta berbagai lintas sektor terkait.

Kegiatan difokuskan pada percepatan peningkatan cakupan imunisasi rutin lengkap, penuntasan sasaran Zero Dose dan Drop Out, penguatan validitas data sasaran berbasis by name by address, peningkatan kualitas pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi ASIK, penguatan surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), serta persiapan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026.

Selain itu, pertemuan juga menekankan pentingnya pelaksanaan Gerakan Sapu Tuntas Imunisasi, melalui pembagian sasaran hingga tingkat desa dan posyandu, penguatan penelusuran sasaran yang belum lengkap imunisasinya, serta pelaksanaan pencatatan dan pelaporan secara tepat waktu untuk memastikan seluruh sasaran dapat terlayani.

Dalam diskusi terungkap beberapa tantangan yang masih dihadapi di lapangan, antara lain adanya keraguan dan penolakan imunisasi dari sebagian keluarga, validitas data sasaran yang perlu terus diperbaiki, kesenjangan antara data administrasi dan kondisi riil di lapangan, serta kendala pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi ASIK.

Meski demikian, semangat kolaborasi lintas sektor yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi modal penting dalam percepatan pencapaian target imunisasi. TP PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program imunisasi melalui penguatan edukasi kepada masyarakat, pemantauan sasaran, pendampingan keluarga, serta penggerakan kader dan kelompok dasawisma dalam mendukung keberhasilan program.

Berbagai permasalahan yang ditemukan selama pendampingan juga telah dibahas bersama dan disepakati langkah-langkah tindak lanjut yang akan dilaksanakan secara terintegrasi oleh Pemerintah Kecamatan, TP PKK, Pemerintah Desa/Kelurahan, Puskesmas, Bidan Desa, Kader Posyandu, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui penguatan kolaborasi dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Kampar optimis dapat mewujudkan cakupan imunisasi yang semakin tinggi, merata, dan berkualitas, sehingga seluruh anak mendapatkan haknya untuk memperoleh perlindungan dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

"Imunisasi adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, tidak ada anak Kampar yang terlewat dari haknya untuk mendapatkan perlindungan melalui imunisasi."

Dengan semangat "Satu Data, Satu Gerakan, Satu Komitmen: Tidak Ada Anak Kampar yang Terlewat Imunisasi", Kabupaten Kampar terus bergerak mewujudkan Imunisasi Lengkap, Anak Sehat, Kampar Hebat.

Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar (syams)